MASIH SEDIKIT YANG VAKSIN, PEMDES MARGA MUKTI DAN PUSKESMAS BUKIT MULYA SOSIALISASI

MASIH SEDIKIT YANG VAKSIN, PEMDES MARGA MUKTI DAN PUSKESMAS BUKIT MULYA SOSIALISASI



Media Center Desa Marga Mukti - Gunaeningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan faksinasi Covid 19, Pemerintah Desa ( Pemdes ) Marga Mukti kecamatan Penarik Kabupaten Mukomuko, yang bekerjasama dengan Puskesmas Bukit Mulya, melakukan sosialisasi Faksin Covid 19, (19/08/21) bertempat di Balai Pertemuan desa marga mukti.

Kepala desa marga mukti Marwanto mengatakan bahwa kegiatan tersebut sebagai upaya dan bentuk dukungan Pemdes Marga Mukti untuk membentuk kesadaran masyarakat akan pentingnya faksin, juga mengucapkan terimakasih kepada Puskesmas Bukit Mulya Yang telah mendukung program sosialisasi tersebut 

" Ya, ini bentuk dukungan kita terhadap pemerintah untuk melakukan edukasi terhadap masyarakat guna membentuk kesadaran masyarakat atas pentingnya faksin, saya juga mengucapkan terimakasih kepada Puskesmas Bukit Mulya karena telah mendukung Program ini " ujarnya.

Ia juga mengatakan bahwa di desa marga Mukti baru sekitar 20% masyarakat yang sudah melakukan faksin, sementara menurutnya jumlah tersebut masih sangat sedikit, kemudia di tambahkan harapannya setelah di lakukan edukasi faksin ini dapat meningkatkan minat masyarakat untuk faksin.

" Ya warga kita baru sekitar 20% yang sudah ikut faksin, baik dosis 1 maupun dosis 2, ini kan masih sedikit mas, ya mudah-mudahan dengan sosialisasi ini, masyarakat dapat sadar dan mau ikut faksin, karena saya optimis masyarakat mau " imbuhnya.

Sementara itu Narasumber dari Puskesmas Bukit Mulya berjumlah 2 orang yaitu Ninuk,S.Keb  dan Mastiur,S.KM, Dalam Pemaparannya Mastiur mengatakan jangan pernah takut untuk faksinasi, dan saring informasi yang di terima tentang faksin, jangan sampai ada salah persepsi.

" Ya selama ini kita sering dengan kalau orang yang memiliki penyakit bawaan seperti darah tinggi dan diabetes tidak boleh di vaksin, sebenarnya bukan seperti itu, bukan tidka boleh, tapi orang yang memiliki penyakit bawaan harus netral terlebih dahulu, dalam artian tidak sedang kambuh atau kumat " ujarnya.

Kemudian di tambahkan oleh bidan Ninuk bahwa kasus faksin di kabupaten Mukomuko bisa dikatakan tidak ada, kalaupun ada itu hanya sebatas efeksamping seperti badan pegal2 dan flu, ia menambahkan kuncinya saat akan faksin harus jujur dengan kesehatan sendiri.

" Kadang orang saat akan faksin itu berfikirnya untuk berobat, padahal orang yang akan faksin itu harus di cek dulu kesehatannya, yang banyak terjadi kasus itu karena orang tidak mau jujur " imbuhnya saat memberikan materi.


Media Center Desa Marga Mukti

Di Tulis Oleh Ahmad Arifin